Kabar Nusantara Post, Kab. Banjar - Ketua Asosiasi Penambang Rakyat indonesia ( APRI) Kalimantan selatan H.Risdianto Haleng Hb menyambut Baik Keputusan Bapak Presiden indonesia Joko Widodo yang mana Telah Mencabut Beberapa Ijin pertambangan (IUP) yang ada di indonesia.
Dari APRI Kalsel Sendiri menginisiasi Acara Forum Diskusi Nasional terkait dengan Peran serta Penambang Rakyat,Serta pertambangan Rakyat dalam Rangka Pemulihan Ekonomi Nasional Pasca Covid 19 ini"kata Haleng Saat di Temui di kantornya di jl. A. Yani KM 12,5 Malintang Baru Gambut kab. Gambut, Rabu (12/1/22) pukul 17.00 Wita.
Kami adakan inisiasi seperti itu karena melihat kondisi sekarang apalagi setelah tanggal 6 januari tadi Bapak Presiden Mencabut Beberapa ijin pertambangan yang ada di indonesia, kemudian kami ingin dari penambang rakyat ini, bisa betul-betul, bagaimana Regulasi ini betul tepat sasaran apa yang sudah di sampaikan presiden bisa di laksanakan"terangnya.
"Bahwa semua ini harus ada pemerataan, terkait pertambangan yang ada di indonesia, jadi tidak lagi dikuasai oleh para pengusaha-pengusaha besar itu, yang mana rakyat tidak di libatkan sama sekali" Jelas Haleng
"ini menjadi hal yang sangat positif Bagi kami sebagai Lembaga Asosiasi penambang rakyat indonesia (APRI) kalimantan selatan, ini momentum yang pas jika di lakukan kegiatan itu" katanya.
Mudah-mudahan dengan kegiatan ini bisa betul-betul kita Diskusikan hal-hal yang berkaitan dengan keputusan yang diambil pemerintah pusat dalam hal ini presiden"jelasnya lagi
"Kami berharap apa yang sudah di Cabut Ijin Usaha Pertambangan (IUP) ini Betul-betul Bisa di Mampaatkan oleh rakyat, di kelola sendiri juga oleh rakyat, hasilnya juga untuk rakyat, karena itu juga harapan pemerintah saat ini"harapnya
Kami dalam hal ini (APRI) kalsel hanya mengkoordinir saja, sehingga Betul-betul rakyat ini atau para penambang pengusaha menengah ke bawah bisa Berdaulat di daerahnya masing-masing", pungkasnya.
(FR)